oleh

Sebut Nasionalisme Tak Hanya Nyanyikan Lagu ‘Indonesia Raya’ di Bioskop, PSI Sindir Menpora?

indonesiakita.co – Ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyindir adanya aturan menyanyikan lagu ‘Indonesia Raya’ di dlam bioskop beberapa waktu lalu. Menurutnya, menilai nasionalisme seseorang tidak hanya dibangun dengan menyanyikan sebuah lagu kebangsaan.

“Nasionalisme PSI tidak akan dibangun dengan cara mewajibkan orang menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebelum menonton film di bioskop,” kata Grace saat mengisi Festival 11 Yogyakartadi Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, Senin (11/2/2019) malam.

Grace menambahkan, bahwa nasionalisme harus didirikan di atas politik yang bersih. Adapun PSI menurutnya tetap yakin, bahwa persatuan nasional akan bisa dibangun atas dasar kepercayaan. Pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi menjadi modal penting dalam mengembalikan kepercayaan kepada publik. PSI memiliki dua komitmen antikorupsi dan melawan intoleransi. “Tidak cukup persatuan dan ide nasionalisme Indonesia dengan melap-lap warisan lama,” jelasnya.

Ia menegaskan, kepercayaan tidak akan pernah tumbuh di atas politik yang korup. Selama anggota DPR masih korup, selama itu pula rakyat akan sulit percaya kepada politik. “Bagaimana mungkin orang akan bersatu jika ia merasa dikhianti. Kalau uang pajaknya secara sistematis dicuri, dikorupsi oleh orang yang mengaku sebagai wakilnya. PSI tidak ingin menjadi para nasionalis gadungan yang tidak bersuara ketika banyak kasus intoleransi,” tutupnya.

Sebelumnya, aturan menyanyikan lagu Indonesia Raya sempat dikeluarkan oleh Kemenpora, namun akhirnya dicabut kembali karena menuari reaksi banyak pihak. Pencabutan surat imbauan nyanyi di bioskop diketahui melalui undangan konferensi pers soal pencabutan imbauan tersebut yang akan digelar di kantor Kemenpora Jumat, 1 Februari 2019. “Konferensi Pers terkait Pencabutan Himbauan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya di Bioskop oleh Menpora Imam Nahrawi akan diselenggarakan,” seperti dikutip dari surat undangan tersebut.

Selain itu, Imbauan Menpora untuk nyanyi Indonesia Raya di bioskop pertama kali diketahui dari beredarnya surat yang diteken oleh Menpora Imam Nahrawi yang isinya adalah imbauan agar bioskop memutar lagu Indonesia Raya sebelum film. Belum diketahui alasan Menpora mencabut imbauan tersebut.

Namun, sebelumnya Sekretaris Kemenpora Gatot Dewabroto menuturkan Menteri Imam Nahrawi menelurkan kebijakan itu untuk meningkatkan rasa nasionalisme. Selain itu, ia ingin mewujudkan generasi muda yang bangga serta cinta pada tanah air.

Gatot menegaskan surat edaran tersebut hanya merupakan imbauan dan tidak bersifat memaksa. “Boleh diikuti, boleh tidak dilakukan. Tidak ada konsekuensi hukum,” kata Gatot. (Waw)

Komentar

News Feed