oleh

Dukung Jokowi, Pose ‘Satu Jari’ Ridwan Kamil Dibebaskan Bawaslu

-Politik-350 views

indonesiakita.co – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat memastikan penghentian kasus pose satu jari yang dilakukan oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Adapun pose tersebut dinilai tidak mengandung unsur pelanggaran.

“Kemarin sudah pembahasan di kita, hasil pengawasan tidak menemukan pelanggaran dan dari hasil pemeriksaan awal oleh Bawaslu RI juga tidak dapat diregister (laporannya), kita berkesimpulan tidak ada unsur yang dilanggar,” ujar Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah Dahlan, hari ini.

Ia menjelaskan, bahwa pose satu jari yang dilakukan oleh mantan Wali Kota Bandung itu tidak ada unsur pelanggaran kampanye yang dilakukan kepala daerah. Pasalnya, kegiatan Ridwan Kamil itu dilakukan saat hari libur.

“Itu kegiatannya dilakukan saat hari libur. Terus hasil pengawasan juga tidak ada unsur yang dilanggar. Karena tidak menemukan pelanggaran maka proses (pemeriksaan) kita hentikan,” tutuopnya.

Diketahui sebelumnya, Ridwan Kamil dilaporkan ke Bawaslu soal pose satu jari oleh Wakil Koordinator Aliansi Anak Bangsa (AAB), Azam Khan. Ridwan Kamil dilaporkan atas dasar adanya pelaporan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan soal kasus serupa, yakni kepala daerah diduga menunjukan gestur dukungan ke salah satu paslon Pilpres 2019.

Ridwan Kamil sendiri, mengakui dukungannya terhadap pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Ia juga sempat mengatakan akan menggelar rapat untuk memenangkan pasangan calon presiden 2019, Joko Widodo atau Jokowi – Ma’ruf Amin bersama Ketua Tim Kampanye Daerah Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Ia menuturkan telah bertemu dengan Dedi tapi materi pembicaraan hanya obrolan ringan. Namun, ketika waktuny pas, ia juga akan mencoba turun ke lapangan untuk mensosialisasikan pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

”Saya sudah janji kalau (berhasil) jadi gubernur akan merangkul siapa pun termasuk kompetitor di Pilgub. Saya menyesuaikan dengan waktu karena sibuk ngurusin Jawa Barat, kompleks sekali.” ujarnya, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019. (Fel)

Komentar

News Feed