oleh

Dirikan Posko Pemenangan, Pendiri Mobil Esemka Ingatkan Janji Jokowi yang Belum Ditepati

-Headline, Politik-17.955 views

indonesiakita.co – Joko Widodo mendapat dukungan dari sejumlah pihak yang mendirikan ‘Posko Pemenangan Kiat Sukses Klaten’. Namun yang mencuri perhatian adalah, posko tersebut berada di kantor PT Kiat Mahesa Winton Indonesia pabrik perakitan kendaraan Alat Mekanis Multiguna pedesaan (AMMDes).

Tak lain yang hadir dari peresmian posko tersebut adalah Inisiator mobil Esemka, Sukiyat. “Posko ini kita buka mulai malam ini untuk melayani masyarakat. Selama 24 jam apapun kebutuhan masyarakat akan kita layani,’ ujar Sukiyat kepada awak media, kemarin.

Ia menambahkan, niat mendirikan posko tersebut sebagai wujud kecintaannya kepada Jokowi. Mulai dari semasa menjabat Wali Kota Solo hingga sekarang. “Saya ini enggak mikir apa yang didapat, tapi apa yang bisa kita berikan kepada bangsa dan negara,” jelasnya.

Adapun dengan berdirinya posko tersebut, diharapkan para relawan bisa lebih bekerja keras untuk menyukseskan Jokowi memimpin Indonesia satu periode lagi. Ia juga mewajibkan para karyawannya untuk ikut mendukung Jokowi-Ma’ruf. Namun jika ada yang menolak, pihaknya tidak akan memberikan sanksi apapun.”Karyawan ya kita wajibkan, tapi kalau tidak mau ya tidak kita beri sanksi apa-apa,” ungkapnya.

Nantinya, pada posko pemenangan tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Di antaranya 2 mobil Esemka dua generasi. Yakni AMMDes dan generasi kedua Esemka Mahesa. Kedua mobil yang sedang diproduksi massal tersebut merupakan kendaraan pedesaan yang diperuntukkan bagi petani.

Sebagaimana diketahui, Jokowi, demam mobil Esemka memberi dampak positif dan harus dimanfaatkan betul. Terutama sebagai momentum untuk kemunculan mobil nasional. Sambutan masyarakat yang begitu antusias disebutnya sebagai bagian dari kerinduan akan kebanggaan produk sendiri. Selain itu, Jokowi juga berupaya membantu merancang proposal bisnis untuk memproduksinya secara massal.

Untuk mewujudkan rencana itu, Jokowi sedang mencari investor yang siap berinvestasi pada produksi mobil yang diharapkan menjadi cikal-bakal mobil nasional itu. “Prioritas tetap investor lokal,” katanya soal siapa investor yang diharapkannya. Saat ditanya apakah ada yang bersedia berinvestasi, Jokowi berkata, “Dicari sampai ketemu. Kalau enggak ada investor lokal, biar saya saja yang jadi investor.”ujarnya, mengutip Tempo.co, Sabtu, 7 Januari 2012 14:53 WIB, Judul: Mengapa Jokowi Rela Jadi Sales Esemka?.

Sebelumnya, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menagih janji mantan atasannya, Joko Widodo ihwal proyek mobil nasional (mobnas). ”Pak Presiden Jokowi masih berutang janji untuk menjadikan produk mobil Esemka untuk menjadi program mobil nasional,” kata Rudy di ruang dinasnya, Selasa (10/2/2015) lalu, mengutip Republika.co.id, Selasa 10 Feb 2015 11:11 WIB, judul: Wali Kota Solo: Jokowi Masih Utang Janji pada Mobil Esemka

Sewaktu Jokowi menjabat Wali Kota Solo dan Rudy sebagai wakilnya, mereka memang sepakat mempromosikan mobil karya anak bangsa tersebut. Namun, melihat perkembangan terkini, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo ini menilai Jokowi tidak konsisten dengan tekadnya mengusung mobil Esemka sebagai proyek mobil nasional.

Presiden Jokowi malah menggandeng perusahaan mobil Malaysia, Proton. ”Seharusnya mencarikan investor bagi Esemka. Itu janji beliau dulu sebelum menjadi Presiden. Ini artinya tidak sesuai dengan revolusi mental yang dicanangkan,” tegas Rudy.

Komentar

News Feed