oleh

Datang ke Cianjur TKN Jokowi-Ma’ruf Malah Diserang Pertanyaan Beras Palsu

indonesiakita.co – Para petani di Cianjur, Jawa Barat mengaku kecewa atas terjadinya pemalsuan beras pandan wangi. Hal ini mereka ungkapkan kepada Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto saat mengunjungi kawasan tersebut.

“Banyak yang untungkan pengusaha bukan petani. Banyak pemalsuan. Kami terus berjuang hingga beras Pandan Wangi sudah punya legalitas dari kementerian. Tapi tak sampai di situ, karena tetap ada yang masih dirugikan (karena pemalsuan),” ujar Pepen, dari Asosiasi Petani Pandan Wangi, kemarin.

Ia menjelaskan, bahwa padi panda wangi hanya bisa tumbuh di Cianjur, itupun hanya di lima kecamatan. Karena itu beras Pandan Wangi asli tidak bisa memenuhi semua pasar di Indonesia. Sehingga banyak beras Pandan Wangi abal-abal yang harganya lebih murah.

“Kami menjual di sini menjualnya Rp 30 ribu per kilogram. Tetapi di pasaran ada yang mengaku beras Pandan Wangi dan menjualnya Rp 15 ribu. Itu merugikan kami petani,” ungkapnya.

Sementara itu, Hasto mengaku akan meminta Menkum HAM Yasonna Laoly untuk membantu para petani terkait perlindungan hak dari pemalsuan. Menurutnya, beras pandan wangi sudah terdaftar hak patennya.

“Itulah yang kami minta kepada Pak Laoly (Menkum HAM Yasonna Laoly) perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual kita dan paten itu juga melalui menteri koperasi semua digratiskan karena itu juga untuk melindungi rakyat,” singkat Hasto. (Fel)

Komentar

News Feed