oleh

Jokowi Kumpulkan Kiai di Istana Cuma Buat Curhat Soal Hoax dan PKI?

Indonesiakita.co – Presiden Jokowi melakukan pertemuan dengan para kiai dan habib se-Jabodetabek di Istana, hari ini. Pada kesempatan tersebut, ia kembali mengungkapkan masalah hoax.

Terjadi banyak sekali berita fitnah, semburan-semburan fitnah, hoax, yang tidak ada hentinya. Tapi ini juga terjadi di negara-negara lain karena adanya keterbukaan media sosial. Kalau dulu koran bisa diedit oleh redaksi, sekarang semua masyarakat bisa membuat berita dan opini sendiri,” ujarnya di hadapan kiai.

Jokowi menambahkan, bahwa serangan tersebut juga ditujukan kepadanya, salah satunya sebagai aktivis PKI, antek asing, dan anti-ulama.

“Saya hampir 4,5 tahun diam dan sabar saja. Namun sekarang saya perlu menjawab. Menjawab itu bukan marah, ya,” kata Jokowi.

Ia berharap, masyarakat dapat memperkuat antara satu dengan lainnya. “Kalau ulama dan umara dekat dan sering saling silaturahmi dan bertemu, menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan keumatan, insyaallah negara ini tetap adem ayem,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed