oleh

Polda Jatim beberkan 13 Nama Artis Terseret Kasus MeMiles!

indonesiakita.co – Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, setidaknya ada 13 nama artis yang terlibat dalam kasus investasi bodong MeMiles. hal ini katanya, didapat setelah dilakukan penyidikan.

“Kami jelaskan, inisial AP, SB, MJ, PM, MA, R, TJ, SS, RG, C, dan satu grup band dengan inisial personel D, L, dan M,” kata Truno, Selasa (14/1).

Ia menjelaskan, bahwa nama-nama ini merupakan para artis yang dikoordinir atau diperantarai Eka Deli untuk mengisi acara yang diselenggarakan Memiles. “Dalam proses penyidikan berlangsung acuannya keterangan dan BAP pemeriksaan saksi ED,” ungkapnya.

Adapun 13 artis tersebut nantinya akan dimintai keterangannya dalam waktu dekat. Terutama untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan mereka dalam aplikasi Memiles ini, apakah sebagai pengisi acara, endorse, atau member. “Sejauh ini keterangannya untuk meramaikan tentu kita akan ambil keterangannya sebagai saksi terkait dengan kegiatan yang dihadiri,” jelasnya.

Selain itu, Eka juga menjadi perantara Ello untuk mengisi acara yang digelar Memiles. Eka dan Ello sendiri telah memenuhi panggilan Polda Jatim untuk diperiksa sebagai saksi. Kemudian, ada dua nama artis lain yang juga dipanggil oleh Polda Jatim terkait Memiles. Mereka yakni Adjie Notonegoro dan Judika. Namun, keduanya belum memenuhi panggilan. Mereka, kata Truno, juga bukanlah artis yang dikoordinir Eka.

Diketahui, beberapa waktu lalu Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyatakan pihaknya juga telah menyelidiki kemungkinan ada artis lain yang juga diduga terlibat dalam kasus ini.

“Ada beberapa inisial TM, ID, ZG, UGB dan MJ. Ini akan kami panggil semuanya karena terkait mekanisme operasional perusahaan (Memiles),” kata Luki, Jumat (10/1) lalu.

Dua di antara artis yang disebut Luki tersebut, berdasarkan sumber kepolisian, diketahui adalah Ustaz Guntur Bumi dan Mulan Jameela.

Kasus ini bermula saat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur berhasil membongkar kejahatan investasi bodong melalui aplikasi bernama Memiles, dengan omzet Rp750 miliar.

Polisi kemudian menetapkan 4 tersangka yaitu Kamal Tarachan (47), selaku Direktur PT Kam n Kam; Suhanda (52), sebagai manajer; kemudian Martini Luisa, sebagai motivator; dan Prima Hendika, Kepala Tim IT Memiles.

Polisi juga menyita barang bukti uang tunai dari tersangka sebesar Rp122 miliar, 18 unit mobil, dua sepeda motor, puluhan barang elektronik dan beberapa aset berharga lainnya. (Waw)

Komentar

News Feed