oleh

Kementerian Pencetak Utang

indonesiakita.co – Apa yang disampaikan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Nufransa Wira Sakti melalui siaran persnya mengenai tak terima dengan sebutan baru yang diberikan kepadanya, yakni sebagai Kementerian Pencetak Utang sebagai kritik yang disampaikan oleh Prabowo Subianto, sangat tidak pantas Kepala Biro tersebut seharusnya dipecat.

Lembaga Kementerian tersebut diadakan justru melayani kepentingan rakyat Indonesia, bukanlah milik satu golongan bukan pula milik ASN yang bekerja di kementerian tersebut, bukan juga milik Menteri Keuangan apalagi Presiden, semua pejabat tersebut diberikan amanah mengelola kekayaan Negara dengan sebaik – baiknya, dan rakyat yang menggaji mereka berhak mengeritik mereka, termasuk media pers dalam dan luar negeri, seperti yang juga dikritik oleh Media The Economist dari Inggris. Amat tidak pantas bagi kementerian sangat Baper jika ada kritik, apa lagi diucapkan oleh seorang setingkat Kepala Biro dengan menyatakan ketersinggungan,
menciderai perasaan yang bekerja di Kementerian Keuangan.

Ada arogansi kekuasaan seakan-akan lembaga tersebut bukan lembaga pelayanan masyarakat yang sangat anti terhadap kritik, kalaupun Kepala Biro tersebut melakukan pernyataan pers bukan atas perintah Menteri sangat pantas untuk dipecat, yang telah melampaui kewenangannya.

Agar diketahui Menteri yang diangkat Presiden pun jika ada kritik dari masyarakat wajib menerima, bahkan malah mereka harus menyatakan silakan kritik kami supaya kami dapat bekerja sesuai keinginan rakyat.

Sebagai pejabat Publik dgn status ASN di Kementerian sangat tdk pantas menanggapi pernyataan politik, dlm masa kampanye, dari seorang Capres, karena ASN dilarang utk berpihak wajib netral.(Penulis/ Syafril Sjofyan, pengamat Kebijakan Publik. Aktivis Pergerakan 77-78)

Komentar

News Feed