oleh

KPK Buka Peluang Seret Menpora di Kasus Dana Hibah KONI

indonesiakita.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga kasus dana hibah KONI telah ada kesepakatan sebelum dibuatkan proposal yang saat ini sedang dipelajari. Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, proposal itu semacam formalitas diduga sejak awal merupakankal-akalan.

“Sejauh ini kami menduga sudah ada komunikasi sebelumnya antara satu pihak dengan pihak lainnya. Semacam formalitas sehingga dinilai sudah ada deal terlebih dahulu,” ujar Febri, kemarin, di Jakarta.

KPK juga menururtnya, terus mendalami peran Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dalam memberikan persetujuan proposal permohonan hibah oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tahun anggaran 2018.

“Terhadap Menpora ada beberapa hal tadi yang didalami seperti seberapa jauh pengetahuan saksi mengenai rangkaian peristiwa yang sedang didalami, seberapa jauh pengetahuan saksi terkait dengan alur dan proses pengajuan proposal sampai dengan persetujuan,”

“Kedua, dalam konteks persetujuan proposal tersebut, bukan hanya satu proposal yang kami dalami, tapi bagaimana porsi dan peran Menpora di sana. Apakah memberikan persetujuan langsung atau memberikan delegasi atau mandat ke bawahannya, bawahannya itu bisa di level Deputi atau bawahannya yang lain itu juga ditanyakan,” ungkap Febri.

Lembaga antirasuah tersebut juga menelisik bagaimana deal itu terbentuk. “Tentu saja belum bisa kami sampaikan saat ini tapi itu pasti kami dalam, namun untuk saksi Menpora secara umum tiga hal tadi lah yang kami dalami lebih lanjut. Silakan saja ada yang membantah ada yang menyangkal ada juga yang mengakui dalam proses pemeriksaan. KPK tentu saja akan melihat satu kesesuaian antara satu bukti atau keterangan dengan keterangan yang lain,” tutupnya.

Sebagai informasi, dalam perkara ini, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus tersebut yaitu sebagai pemberi Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy (EFH) dan Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy (JEA).

Sedangkan sebagai penerima adalah Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga Mulyana (MUL), Adhi Purnomo (AP) selaku Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenpora serta Eko Triyanto (ET) yang merupakan staf Kementerian Pemuda dan Olahraga. (Fel)

Komentar

News Feed