oleh

Masyarakat Tunggu Ketajaman Polri Tuntaskan Kasus Novel Baswedan

-News-35 views

indonesiakita.co – Kapolri telah membentuk tim gabungan untuk menyelesaikan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Adapun keputusan ini dikeluarkan pada 8 Januari 2019 lalu.

Dimana dalam surat tugas Kapolri bernomor Sgas/3/I/HUK.6.6./2019, menjelaskan bahwa kepolisian dalam tim gabungan bertugas melakukan penyelidikan dan penyidikan atas kekerasan yang terjadi kepada Novel Baswedan.

Surat tugas tersebut berlaku selama 6 bulan mulai 8 Januari 2019 sampai 7 Juli 2019.
Sementara itu, Tim Pemantauan Proses Hukum Komnas HAM memberikan rekomendasi kepada Kapolri Tito Karnavian dan Presiden Joko Widodo untuk membentuk tim gabungan, baik dari Polri, KPK, pakar, maupun beberapa tokoh masyarakat.

Sementara itu, Komnas HAM juga memberikan rekomendasi kepada KPK untuk melakukan langkah-langkah hukum atas peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Hal ini patut diduga sebagai langkah menghalangi jalannya proses peradilan atau “obstruction of justice” oleh pihak-pihak yang sedang disidik oleh Novel Baswedan.

Menanggapi hal ini, juru Bicara KPK Febri Diansyah bahwa pihaknya menyambut baik langkah tersebut. Selain itu jelasnya, pimpinan KPK juga sudah menugasi sejumlah pegawai baik dari unsur penindakan, pengawas internal atau biro hukum dalam tim gabungan tersebut.

“Kemarin KPK sudah menerima pemberitahuan secara resmi dari Polri tentang pembentukan tim gabungan sebagai tindak lanjut dari rekomendasi Komnas HAM,” ujarnya, di Gedung KPK RI, Jakarta, Jumat (11/1/2019) kemarin.

Adapun nantinya, penugasan mereka, lanjut Febri, akan dilakukan berdasarkan penugasan dari pimpinan KPK dan akan berkoordinasi dengan tim yang dibentuk oleh Polri.

KPK pun mengharapkan berbagai upaya terus untuk menemukan penyerang Novel Baswedan tersebut. “Ketika ada tim yang dibentuk dengan unsur yang lebih kuat dan lebih luas meskipun akan kita dengar juga kritik dan saran terhadap tim ini, KPK berharap tim tersebut bisa berujung pada ditemukannya pelaku penyerangan Novel,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed