oleh

Teriakan Takbir Picu Kerusuhan di Rutan Solo

-Headline, News-52 views

indonesiakita.co – Kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Solo, Jawa Tengah diduga terjadi karena dipicu oleh teriakan yang bernada provokasi dari salah satu kelompok tahanan kepada pembesuk di kelompok laskar. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Agus Triatmaja menyatakan, salah satu kelompok laskar meneriakkan takbir usai membesuk tahanan.

Adapun sebelumnya, kelompok laskar tersebut mengunjungi tahanan dibagi menjadi dua kelompok, dan berjalan dengan tertib. Begitu juga dengan kelompo kedua tak jauh berbeda.

Namun pada saat kelompok tersebut akan keluar, mereka meneriakkan takbir, hingga memicu provokasi terhadap tahanan yang berada di dalam tahanan Blok C1 (napi kriminal).

“Kejadian kericuhan bermula dari jam besuk tahanan. Di mana pada pukul 10.00 WIB sekira 20 orang ikhwan laskar tiba ke Rutan Kelas I Surakarta untuk membesuk tahanan dari kelompok laskar. Pada saat itu para pembesuk dari kelompok laskar dibagi per kelompok lima orang dengan waktu sekira 20 menit untuk menemui tahanan laskar di Aula Rutan. Kelompok I kunjungan berjalan dengan aman,”ujarnya kepada awak media, kemarin.

Adapun memang, sebelumnya pernah terjadi keributan antara kedua belah pihak, sehingga membuat ikhwan-ikhwan laskar emosi. Selanjutnya mereka mendatangi napi Blok C1 yang lantas dilempari batu dan kelompok laskar membalas lemparan tersebut hingga terjadi aksi saling lempar batu.

“Melihat kejadian tersebut, pembesuk dari kelompok laskar langsung disuruh keluar oleh pihak Pengamanan Rutan. Dan tahanan dari kelompok laskar juga dipindahkan ke Ruang Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan. Sementara itu dari pihak napi kriminal biasa berusaha merangsek hingga menjebol pintu Blok C1 dengan Blok B,” terangnya.

Kemudian, sekira pukul 11.00 WIB 1 SST Dalmas Polresta Surakarta tiba di Rutan Kelas I Surakarta dan langsung mengambil tindakan untuk menetralkan keadaan. Pukul 11.35 WIB Wakapolresta Surakarta AKBP Andi Rifai didampingi Danramil 05/Pasar Kliwon Kapten Kurdi tiba, dan menuju ke Blok B.

Pukul 11.50 WIB Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Ali Achwan tiba di Rutan Kelas I Surakarta. Pukul 13.55 WIB narapida Koes Setiawan Danang Mawardi dipindahkan ke Lapas Sragen dengan menggunakan rantis baracuda.

Selanjutnya pada pukul 14.45 WIB napi dari kelompok laskar antara lain, Isan alias Abdullah Ihsan (33), Rahmad Sardiansyah (20), Komari alias Komar (39), Harnang Tedy T (40), Geri Angger Raharjo (19), dipindahkan ke Semarang.

“Mereka (lima orang) dibawa ke Mapolda Jateng. Ini baru sampai dan sedang dilakukan pendataan,” tutup Agus Triatmaja. (Leoman)

Komentar

News Feed