oleh

Dirjenhub: Tarif Bawah Ojol Rp2.000-2.500/Km

-Ekonomi-130 views

indonesiakita.co – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memastikan bahwa ada empat fokus yang akan diperhatikan mengenai Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Perhubungan RI tentang perlindungan keselamatan pengguna sepeda roda dua berbasis aplikasi. Hal ini terkait pertemuan yang digelar hari ini di Jakarta.

Adapun keempat poin tersebut yakni, tarif, suspend, keselamatan, dan kemitraan. Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan, pemerintah belum mematok tarif dalam aturan ini. Adapun untuk angka idealnya, dia menyampaikan tarif batas bawah ojol sekitar Rp2.000-2.500 per kilometer (km) atau lebih rendah dari taksi online Rp3.500 per km.

“Kalau ideal taksi online kan Rp3.500, ojol (ojek online) mungkin bisa Rp2.000-2.500 per km,” jelasnya kepada awak media, hari ini.

Selain itu, angka ideal yang disampaikan pun sedikit berbeda dengan harga yang diusulkan pihak driver. Mereka mengharapkan Rp2.000-Rp3.000 per km yang ditetapkan sebagai tarif, tanpa potongan.

Di sisi lain, Direktur Angkutan dan Multimoda Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Ahmad Yani menyebutkan bahwa pihaknya telah siap dengan peraturan tersebut. “Semoga awal Maret selesai, kami juga butuh kerjasamanya untuk seluruh pihak yang terkait, baik dari driver, instansi pemerintah, dan aplikator,” jelasnya singkat. (Fel)

Komentar

News Feed