oleh

Kapal TNI AL Tahan Kapal Ilegal, Keamanan Perairan Indonesia Masih Lemah?

-News-88 views

indonesiakita.co – TNI AL kembali menahan sebuah kapal yang melakukan kegiatan ilegal di perairan Indonesia melalui KRI Lepu-861, di Perairan Kundur, Karimun. Adapun kapal yang ditahan bernama KLM. TRI PUTRA II, Tonage 96 GT, jenis kapal kargo kayu, yang diduga melakukan aktivitas tanpa disertai kelengkapan surat.

Diketahui, kapal tersebut memuat arang dan Kelapa Bulat dan menggunakan dokumen palsu dan tidak disertai Surat Ijin Trayek Luar Negeri dan ditangkap pada posisi 00° 33’ 980” U – 103° 19’ 828” T.

Hasil rilis petugas yang diterima menyatakan, bahwa Pemilik Waiisang (perorangan), serta ABK sebanyak 7 orang (termasuk Nahkoda), ditahan saat akan berlayar dari Kuala Gaung Indragiri Hilir Riau tujuan Batu Pahat (Malaysia).

Kapal tersebut dinilai melakukan pelanggaran karena diduga muatan melebihi kapasitas (over draft) melanggar Pasal 117 (2d) UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 tentang Keselamatan dan Keamanan Angkutan Perairan, dan tidak disertai Surat Ijin Trayek Luar Negeri melanggar Pasal 27 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 jo Pasal 290 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 tentang Perizinan Angkutan, dan Diduga Dokumen Kapal Palsu melanggar Pasal 126 (1) UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 jo Pasal 302 (1) UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 tentang Keselamatan Kapal. (Leoman)

Komentar

News Feed